Kelas : Kelas 9
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Evaluasi : LATIHAN TEKS CERPEN 2
Pembuat : SUSPA DRIWANTI
Soal 1 dari 8
1. Sebuah mobil colt berplat nomor merah berhenti persis di depankedaikasur Alin. Murni berdebar-debar, kalau-kalau orang yang turun dari mobil itu utusan hotel yang memesan tiga puluh kasursingleitu. Ia berusaha tersenyum dan menyembunyikan giginya yang terlalu menonjol ke depan. Orang berpakaian pegawai itu juga tersenyum membalas.
"Maaf, Bu. Saya pegawai ketertiban Balaikota. Apakah racun api Ibu masih baik? Boleh saya periksa?" Kata tercetak tebal tersebut mengandung makna....
bangunan tempat menumpuk barang
bangunan tempat berjualan
bangunan tempat menitipkan barang
bangunan tempat memproduksi barang
Soal 2 dari 8
2. Soal 3 dari 8
3. Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.
"Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?" gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, "Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy."
Kata "matahari yang mulai tenggelam" tersebut mengandung makna....
hari hampir senja
hari hampir siang
hari hampir malam
hari hampir subuh
Soal 4 dari 8
4. Tingkah laku tokoh aku
Tingkah laku tokoh kamu
Dialog tokoh aku
Dialog tokoh kamu
Soal 5 dari 8
5. Dengan memberanikan diri, aku pun bertanya, "Apa Ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sana itu?" Ia menjawab, "Silakan masuk, Nyonya! Kalau Anda ibunya Eric, sungguh Anda tak punya hati!". Ia membuka pintu tempat tinggalnya. (1)
"Tolong katakan, di mana ia sekarang? Saya janji menyayanginya dan tidak akan meninggalkannya lagi!" (2)
Aku berlari memeluk tubuhnya yang bergetar keras. "Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di kolong jembatan," jawabnya dengan suara terbata-bata. (3)
"Eric... maafkan Ibu, Nak!" Aku sungguh menyesal, mengapa anakku Eric, dulu kutinggalkan. (4) Bukti latar tempat pada kutipan cerita tersebut ditandai nomor ...
(2)
(4)
(1)
(3)
Soal 6 dari 8
6. Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …
baik
pemberani
sombong
egois
Soal 7 dari 8
7. . . . .
"Apa-apaan sih, elo? Posternya kan jadi sobek!!!"
"Sorry, Rin! Gue bener-bener nggak sengaja!"
Rinta sama sekali nggak ngegubris pembelaan Anya. Ia masih memandangi poster Blur kesayangannya yang kini sudah terbagi dua karena robek. "Rin, sorry,ya. Gue . . . ."
"Aah! Udah, deh! Pulang, sana!" potong Rinta kesal, matanya sudah sembap, hampir nangis. Anya nggak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari kamar Rinta dan bergegas pulang.
Kutipan teks cerpen tersebut memuat bagian…..
orang pertama pelaku sampingan
orang pertama pelaku utama
orang ketiga pelaku sampingan
orang ketiga pelaku utama
Soal 8 dari 8
8. (1) Setelah aku tidur bersama nenek selama tiga hari, senyum nenek semakin lebar dan beliau mengurcapkan, "Terima kasih cucuku, kamu telah memberikan hadiah teristimewa di akhir hidupku." (2) Dan disuruh semua anaknya berkumpul. (3) Setelah semua berkumpul, nenek menutup mata untuk selama-lamanya. (4) Nenek tetap tersenyum meskipun nadinya tidak lagi berdenyut.
Sumber: Nasihat Terindah, karya lrwan Ahmad Rozaki
Kalimat langsung pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat nomor .. ..
1
2
3
4
Sumber : belajar.kemdikbud.go.id