Kelas : Kelas 12
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Evaluasi : LATIHAN 1
Pembuat : IIN INDRIANI
Soal 1 dari 8
1. Bacalah paragraf berikut ini dengan cermat!
Sepak bola, di mana pun, selalu dapat menebarkan euforia sekaligus aura positif bagi penggilanya. Dalam konteks yang lebih luas, euforia sepak bola mampu membuat suatu bangsa sejenak melupakan keributan, melebur ego primordial, melepaskan atribut perbedaan, demi satu tujuan, yakni kemenangan yang membanggakan.
Sabtu (17/12) malam, di Indonesia, euforia itu bakal memuncak, mengiringi langkah timnas Garuda yang akan menghadapi laga kedua final Piala AFF 2016 melawan Thailand di Stadion Rajamngala, Bangkok. Tinggal satu langkah lagi bagi Indonesia untuk menuntaskan dahaga gelar cabang olahraga terpopuler itu selama 25 tahun terakhir.
Tentu bukan perkara gampang mewujudkan misi penuntasan dahaga itu meskipun pada laga pertama di Stadion Pakansari, Bogor, pasukan Alfred Riedl mampu menggulingkan prediksi dengan menekuk Thailand 2—1. Bagaimanapun timnas kali ini punya banyak sekali kelemahan dan kekurangan teknis yang tak mungkin teratasi dalam tempo singkat.
(www.news.metrotvnews.com/editorial-media-indonesia, 17 Desember 2016)
Opini penulis yang sesuai dengan kutipan tajuk rencana di atas adalah....
Tentu perkara gampang mewujudkan misi penuntasan dahaga itu meskipun pada laga pertama di Stadion Pakansari, Bogor, pasukan Alfred Riedl mampu menggulingkan prediksi dengan menekuk Thailand 2—1.
Tentu perkara gampang untuk memenangkan berbagai kejuaraan asalkan dibina dengan serius dan terus-menerus.
Sepak bola di Indonesia sajalah yang selalu dapat menebarkan euforia sekaligus aura positif bagi penggilanya.
Bagaimanapun timnas kali ini punya banyak sekali kelemahan dan kekurangan teknis yang tak mungkin teratasi dalam tempo singkat.
Sabtu (17/12) malam, di Indonesia, euforia itu memuncak, mengiringi langkah timnas Garuda yang akan menghadapi laga kedua final Piala AFF 2016 melawan Thailand di Stadion Rajamngala, Bangkok.
Soal 2 dari 8
2. PEMBAKARAN, 6
Dara
sudah lari bersembunyi
sejak senja.
Kota ditikam menyendiri.
Tiada ranting kebahagiaan,
burung malam tiada terbang.
Tiada daun kebebasan,
juga sedapmalam ketakutan.
(Ramadhan K.H.)
Suasana puisi di atas adalah …
mencekam
sendu
sedih
ramai
takut
Soal 3 dari 8
3. Selama nafas masih mengalun
Selama jantung masih memukul
Wahai api bakarlah jiwaku
Biar mengaduh, biar mengeluh
Seperti wajah merah membara
Dalam bakaran api nyala
Bias jiwaku habis terlebur
.....
(Sutan Takdir Alisjahbana, "Api Suci")
Makna lambang kata api pada kutipan larik puisi tersebut adalah....
kehebatan seseorang
semangat juang
angan-angan diri
sangat marah
keteguhan hati
Soal 4 dari 8
4. 1) Kekerasan terhadap anak semakin marak. 2) Satgas perlindungan anak misalnya, setiap hari menerima enam laporan kekerasan dan kejahatan terhadap anak. 3) Laporan yang sama diterima juga di daerah oleh lembaga yang bergerak dalam perlindungan anak. 4) Tingginya angka kekerasan terhadap anak memperlihatkan ketidakpedulian kita terhadap anak untuk tumbuh dan berkembang dangan wajar, bebas dari rasa takut, dan ancaman. 5) Oleh karena itu, kita menuntut Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak membuat kebijakan nasional yang lebih konkret dalam melindungi anak.
Kalimat fakta dalam teks eksposisi tersebut ditunjukkan pada kalimat nomor ....
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(1) dan (2)
(4) dan (5)
Soal 5 dari 8
5. 1) Tersedia banyak fasilitas publik yang lengkap di tempat wisata Lombok yang satu ini. 2)Beberapa di antaranya adalah hotel dan penginapan,restoran, cafe, diskotek, dan tempat ibadah.3) Dari daratan Lombok, perjalanan menuju 3 gili ini akan memakan waktu sekitar 30 menit. 4) Gili Trawangan sepertinya merupakan pulau yang terjauh di antara ketiga gili. 5) Banyak anak muda yang sepertinya harus datang ke Gili Trawangan karena sering digelar pesta pantai.
Kalimat fakta dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor ....
1 dan 3
2 dan 5
1 dan 4
2 dan 3
1 dan 2
Soal 6 dari 8
6. Saya mengerti tentang kematian
Tetapi mengerti sekali tentang diri
Tak mengenal benar akan kelahiran
Tapi sadar akan cinta
Makna yang tersurat dalam bait puisi tersebut adalah ...
Penyair tidak tahu benar tentang kematian sehingga belum rela untuk mati.
Penyair tidak peduli pada lahir, mati, dan cinta
Apakah arti tentang diri, yang penting urusan nanti.
Yang lebih penting bukan urusan lahir atau mati, tetapi kehadiran diri dan cinta.
Sadar akan kematian dan kelahiran sama dengan sadar akan kehadiran diri dan cinta
Soal 7 dari 8
7. Individu berhati cantik,
pancarkan cahaya kebaikan,
takkala gundah menerpa,
mengiris hati, mengubah sorot mata,
tetap, senyum manis tersungging dibibir nan tipis,
seakan mencoba membungkus rapat kalimat bermakna
Irama mengiringi langkah kehidupan
Mengayuh sambil bersiul
Menanti harapan cemerlang.
Makna tersirat yang terkandung dalam puisi yang berjudul kau adalah....
Menggambarkan seorang yang sedang sedih hatinya.
Seorang gadis yang tegar dalam menghadapi berbagai masalah dalam hidupnya.
Suasana hati yang senang dan memanfaatkan keadaan.
Ketaatan seorang gadis kepada orang yang sangat berpengaruh bagi dirinya.
Masa muda yang pennuh dengan liku-liku kehidupan
Soal 8 dari 8
8. tak ada batang tembakau.
Bukan saya berkata bohong,
....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah...
Mari kita bersenda gurau
sama-sama menjadi risau
Setiap saat ada yang pantai
Semua teman memuji engkau
Rajin-rajin menyebut engkau
Sumber : belajar.kemdikbud.go.id