Rabu, 14 Oktober 2020

SMP KELAS 9 BAHASA INDONESIA LATIHAN SOAL MENENTUKAN TEMA DAN PESAN SYAIR

Jenjang : SMP
Kelas : Kelas 9
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Evaluasi : LATIHAN SOAL MENENTUKAN TEMA DAN PESAN SYAIR
Pembuat : TITIK MARYATIN



Soal 1 dari 10
1. Bacalah kutipan cerpen berikut! Matahari hampir tenggelam di ufuk barat. Rombongan pengantar jenazah sudah sepi, pulang ke rumah masing-masing, meninggalkan dua orang yang masih duduk terpekur. Seruni bersimpuh di depan gundukan tanah merah dengan kayu nisan yang masih baru, menangis sesenggukan menyebut-nyebut nama ibunya. Priyatna menemani dengan sabar. Ia bisa memaklumi kesedihan yang dialami anak gadisnya. Kehilangan seorang ibu justru pada saat Seruni membutuhkan kasih sayangnya. Latar pada kutipan cerpen tersebut adalah…
di rumah, sore hari
di rumah, siang hari
di makam, sore hari
di makam, siang hari
Soal 2 dari 10
2. Bacalah cerpen berikut! Kakek tersenyum di laut. Menarik jangkar yang macet mesin tariknya, telapak tangan kakek lecet dan banyak mengeluarkan darah, tapi kakek tersenyum dan bernyanyi mengecat kapal. Sekali ketika kapal dipukul topan dan tidak mungkin ada harapan, kapten memerintahkan semua meninggalkan kapal. Kakek tersenyum membiarkan teman-temannya berebut sekoci. Akhirnya hanya kapten dan kakek saja yang masih di kapal. Kapten jadi gusar dan senang karena kakek masih terus tersenyum. Dan kapten menolak kakek dengan pelampung ke laut. "Senyumlah pada gadis-gadis, pada daratan, pada kota-kota, pada bumi, pada laut, pada kapal yang akan membawamu," kata kakek padaku, suatu waktu. Amanat pada kutipan cerpen tersebut adalah…
Hadapilah hidup ini dengan gembira!
Hindarilah pekerjaan yang sulit!
Hidup ini penuh dengan cobaan!
Hidup itu tidak mudah, berhati-hatilah!
Soal 3 dari 10
3. Bacalah kutipan cerpen berikut! Dua anak gadisnya, Jona dan Warni, berusaha menggotong pisang yang masih basah sisa hujan ke loteng darurat, tepat di atas ranjang keduanya. Jona yang lebih tua memanjat loteng terlebih dahulu untuk menarik ke atas sementara Warni adiknya mengusung pisang dari bawah. Dua orang gadis tangguh. Tak hanya secara fisik, tapi juga ketegaran menghadapi kemiskinan. Sesekali Nenek Lido memandang kedua anak gadisnya dari arah belakang. Ia masih sering memendam keinginan menggendong mereka dalam buaian kasihnya seperti ketika ia melahirkan mereka berdua. Nenek Lido melahirkan Jona ketika usianya telah mendekati masa menopause. Puluhan tahun ia menunggu kehadiran anak- anaknya. Ia telah hampir putus asa ketika Jona mulai ia hamilkan. Nenek sangat mencintai kedua putrinya itu meskipun orang-orang kampung sering kali menggunjingkan usianya yang tidak lagi muda. (dikutip dari Radio Transistor, kompascerpen 2015) Watak tokoh Jona dan Warni digambarkan melalui ….
dialog antartokoh
cerita tokoh lain
cerita pengarang
tingkah laku tokoh
Soal 4 dari 10
4. Bacalah ilustrasi berikut! Ketua OSIS menyampaikan pidato dalam rangka membuka kegiatan Class Meeting yang diseleggarakan untuk mengisi kegiatan pasca-UKK (Ulangan Kenaikan Kelas). Bagian isi pidato yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua kelas yang berpartisipasi dalam kegiatan Class Meeting ini. Selamat bertanding! Raihlah kemenangan dengan segala cara!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua kelas yang berpartisipasi dalam kegiatan Class Meeting ini. Selamat bertanding! Jangan lupa, jaga selalu sportivitas!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua kelas yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Class Meeting ini. Selamat kepada para juara! Semua hadiah akan segera dibagi.
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan Class Meeting ini. Sampai jumpa pada kegiatan berikutnya
Soal 5 dari 10
5. Perhatikan teks pidato berikut Hadirin yang saya hormati, Dengan mengambil hikmah dari peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini, marilah kita teguhkan semangat untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan. Manusia yang bijak adalah manusia yang bisa bersahabat dengan alam. Karena alam dan kita, sebenarnya satu adanya. Ingatlah bahwa bumi yang kita diami ini bukan warisan dari nenek moyang kita, melainkan adalah titipan dari anak cucu kita. […] Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian teks pidato tersebut adalah ….
Marilah kita manfaatkan demi kesejahteraan bersama!
Marilah kita manfaatkan semuanya demi pembangunan!
Marilah menjaga kelestarian alam ini demi anak cucu kita!
Marilah kita nikmati kekayaan alam ini mumpung masih ada!
Soal 6 dari 10
6. Bacalah ilustrasi berikut! Pada acara peringatan hari Kartini di sekolah, Afifa menyampaikan pidato sambutan yang bertujuan menjelaskan sosok Kartini dan apa yang diperjuangkan. Hadir pada acara itu orang tua siswa, kepala sekolah, guru-guru, dan semua siswa. Acara diselenggarakan di aula sekolah. Bagian isi pidato yang sesuai dengan ilustrasi tersebut, yaitu …
Bapak Ibu Guru yang saya hormati dan Adik kelas VII dan VIII yang saya sayangi. Keberhasilan Kartini telah tampak saat ini. Kita lihat banyak wanita zaman sekarang menjadi guru, dokter, ilmuwan, bahkan menjadi menteri dan presiden. Banyak wanita yang bisa mengalahkan kaum pria. Itulah hasil perjuangan Kartini.
Bapak Ibu Guru yang kami hormati dan adik-adik yang kami banggakan! Marilah kita memanjatkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih yang tulus kepada Bapak Ibu Guru yang dengan kerja keras menyelenggarakan peringatan hari Kartini. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Adik-adik, dalam penyelenggaraan acara ini tentunya Adik-adik telah bekerja keras, mengorbankan tenaga, meluangkan waktu.
Perjuangan Kartini adalah perjuangan kami juga. Kami tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan wanita masa kini tanpa kerja keras Kartini. Kaum wanita pasti terbelenggu, terpenjara di dapur, tanpa bisa mengembangkan karir yang baik. Oleh karena itu, marilah kita meneruskan perjuangan Kartini dengan menjadi Kartini-Kartini muda harapan bangsa.
R.A. Kartini adalah pejuang emansipasi wanita. Berkat perjuangan beliau, kaum wanita bisa sejajar dengan kaum pria. Wanita bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya dan bisa berkarir sejajar dengan pria. Berkat Kartini, wanita Indonesia mengalami kemajuan yang pesat dan berperan aktif dalam membangun bangsa.
Soal 7 dari 10
7. Perhatikan kutipan teks pidato berikut! Setiap 21 April SMP Prestasi Unggul memperingati Hari Kartini. Peringatan Hari Kartini tersebut diisi dengan berbagai perlombaan dan pemberian penghargaan. Isi pidato kepala sekolah yang sesuai dengan ilustrasi tersebut yaitu …
Ibu-ibu yang berbahagia, Wanita identik dengan urusan keluarga. Tokoh Kartini membuka mata agar kaum wanita tidak hanya mengurus kebutuhan sehari-hari keluarga saja, tetapi wanita juga harus pandai. Sejak membuka mata hingga terpejam kembali wanita harus siap membangun kenyamanan seluruh anggota keluarga.
Hadirin sekalian yang saya hormati, Inilah yang dapat kami sampaikan. Semoga peringatan Hari Kartini sebagai simbol emansipasi wanita ini tidak sekadar seremonial belaka. Menyanjung-nyanjung seorang ibu pada hari ini saja. Sementara kita tidak mengetahui bagaimana seorang ibu membesarkan kita
Bapak, Ibu, dan anak-anak yang berbahagia, Perjuangan Kartini untuk menegakkan kaum wanita sejajar dengan kaum pria tidak cukup hanya dibalas dengan peringatan Hari Kartini. Peringatan ini dimaksudkan untuk mengenang, menghargai, menghormati pejuang emansipasi wanita bagi kehidupan kaum wanita Indonesia hingga sekarang.
Para hadirin yang berbahagia, Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memperingati Hari Kartini. Hari Emansipasi Wanita Indonesia selalu kita ingat setiap 22 Desember. Kami, terutama kaum pria Indonesia sampai saat ini kurang paham apa latar belakang tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Kartini.
Soal 8 dari 10
8. Perhatikan kutipan teks pidato berikut! Bapak Ibu guru yang kami cintai, Selama tiga tahun kami dalam asuhan dan bimbingan Bapak dan Ibu dengan penuh kasih sayang. Berkat jerih payah Bapak dan Ibu, kami yang semula masih hijau, kini, kami merasa menjadi anak yang lebih terpelajar. Bapak dan Ibu yang kami hormati, Kami tidak tahu dengan apa kami mampu membalas budi baik Bapak dan Ibu. Bahkan kami masih mohon doa Bapak dan Ibu agar berhasil mengembangkan bekal ilmu dari sekolah ini. Kami hanya bisa mengucap terima kasih diiringi doa mudah-mudahan budi baik Bapak dan Ibu yang selama ini kami terima mendapat imbalan dari Allah SWT. ….. Kalimat penutup untuk melengkapi teks pidato tersebut yaitu …
Terima kasih. Mohon maaf atas segala kekhilafan. Semoga para hadirin selamat sampai ke tempat tujuan.
Terima kasih atas perhatian hadirin sekalian, sampai jumpa di kesempatan dan acara lain.
Demikian pidato saya yang penting, semoga perihal yang saya sampaikan bermanfaat bagi hadirin.
Terima kasih atas perhatian hadirin. Mohon maaf apabila ada tutur kata yang kurang berkenaan.
Soal 9 dari 10
9. Teks yang berisi tanggapan atau pendapat yang disertai data , alasan adalah
teks eskripsi
teks tanggapan kritis
teks eksemplum
teks observasi
Soal 10 dari 10
10. Teks yang berisi respon terhadap situasi/keadaan yang disampaikan dengan data dan fakta yang lengkap. Teks ini disampaikan untuk menyampaikan emosi tertentu terhadap keadaan yang semestinya. Jenis teks ini dikelompokkan dalam tulisan....


teks tanggapan deskriptif

teks deskriptif

teks tanggapan kritis

teks eksemplum



Sumber : belajar.kemdikbud.go.id