Jumat, 23 Oktober 2020

SMP KELAS 9 BAHASA INDONESIA UH 1

Jenjang : SMP
Kelas : Kelas 9
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Evaluasi : UH 1
Pembuat : JARWANTO HABIB



Soal 1 dari 10
1. Bacalah teks berikut! (1)Pengaruh tayangan televisi terhadap perkembangan anak dapat bersifat negatif maupun positif. (2) Terlalu sering menonton tayangan televisi yang mengandung kekerasan, akan memberikan dampak negatif pada anak. (3) Anak yang menonton televisi tanpa kontrol bisa jadi menirukan hal-hal yang kurang baik, seperti perilaku agresif dan tindak kekerasan. (4) Mereka menjadi sulit berbaur dengan teman-teman sebayanya dan sulit mengekspresikan diri. Kalimat utama teks tersebut ditandai dengan nomor....
(2)
(4)
(1)
(3)
Soal 2 dari 10
2. Bacalah teks berikut! Tayangan televisi memiliki daya pikat yang luar biasa bagi anak usia sekolah. Jika sudah menonton tayangan televisi, anak biasanya enggan melakukan kegiatan lain. Rata-rata anak menghabiskan waktu antara 3 sampai 3,5 jam per hari untuk menonton televisi. Hal ini menunjukkan tayangan televisi sangat dominan dalam kehidupan anak. Ide pokok teks tersebut adalah....
durasi anak menonton televisi
televisi dalam kehidupan anak
keengganan melakukan hal lain
daya pikat tayangan televisi
durasi anak menonton televisi
televisi dalam kehidupan anak
keengganan melakukan hal lain
daya pikat tayangan televisi
Soal 3 dari 10
3. Bacalah kutipan fabel berikut! Pada suatu hari di musim kemarau, burung-burung dan hewan-hewan lain sangat sulit untuk mendapatkan air. Namun, ada seekor burung perkutut yang menemukan kendi tua yang berisi sedikit air. Kendi tersebut memiliki bentuk yang tinggi dan juga sempit sehingga burung tersebut tidak bisa menjangkau air di dalam kendi tersebut. Burung perkutut tersebut tetap mencoba untuk meminum air yang ada di dalam kendi, tetapi tetap saja tidak bisa. Burung itu hampir putus asa hingga muncullah sebuah ide. Burung tersebut kemudian mengambil kerikil-kerikil yang ada di samping kendi dan menjatuhkannya ke dalam kendi satu persatu. Ide yang cemerlang itu membuat air lama kelamaan naik sehingga burung perkutut bisa meminum air tersebut. Nilai moral yang terdapat pada kutipan fabel tersebut adalah...
Berlaku jujur ketika kita tidak bisa meraih sesuatu yang sulit
perilaku perkutut dapat ditiru agar biasa minum dari tempat yang sulit.
Dengan melakukan hal-hal kecil, kita akan mendapat ketenangan.
Tidak berhenti berusaha untuk mencapai suatu tujuan.
Soal 4 dari 10
4. Bacalah kutipan fabel berikut! Ketika ikan yang paling tua mendengar bahwa nelayan-nelayan akan menangkap ikan-ikan yang ada di kolam, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata," Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!" Ikan kedua setuju. Dia berkata," Kita harus meninggalkan kolam ini."Tetapi, ikan yang paling muda tertawa dan berkata,"Kamu cemas tanpa ada alasan. Kita telah tinggal di kolam ini seumur hidup kita dan tidak ada nelayan yang datang ke sini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi kemana-mana, keberuntunganku akan menyelamatkanku. Kutipan fabel tersebut merupakan bagian....
Soal 5 dari 10
5. Bacalah kutipan fabel berikut! Ketika ikan yang paling tua mendengar bahwa nelayan-nelayan akan menangkap ikan-ikan yang ada di kolam, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata," Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!" Ikan kedua setuju. Dia berkata," Kita harus meninggalkan kolam ini."Tetapi, ikan yang paling muda tertawa dan berkata,"Kamu cemas tanpa ada alasan. Kita telah tinggal di kolam ini seumur hidup kita dan tidak ada nelayan yang datang ke sini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi kemana-mana, keberuntunganku akan menyelamatkanku. Kutipan fabel tersebut merupakan bagian....
perkenalan
penyelesaian
perkenalan
puncak konflik
awal konflik
awal konflik
puncak konflik
penyelesaian
Soal 6 dari 10
6. Bacalah kutipan fabel berikut! Buaya takut akan dimangsa oleh buaya lainnya karena ia telah berubah menjadi seekor katak kecil. Lalu ia pergi ke kerajaan katak dan menghadap sang raja. Ia meminta maaf, ia menyesal karena telah memakan dan mengabaikan pembicaraan sang raja kemarin siang. Ia berjanji untuk tidak memakan warga kerajaan katak lagi. Raja yang merasa iba, langsung membebaskan buaya dari kekuatan sihir sang raja. Akhirnya, karena merasa utang budi, buaya lalu menjadikan dirinya sebagai benteng pertahanan kerajaan katak agar kerajaan katak aman dari mangsaan buaya lainnya. Makna simbol utang budi pada kutipan fabel tersebut adalah....
mendapat hadiah istimewa dari orang lain dan ingin membalasnya
mendapat kebaikan hati dari orang lain dan wajib membalasnya
mendapat kepercayaan dari orang lain dan ingin menjaganya
mendapat perintah dari orang lain sehingga ia harus menjaganya
Soal 7 dari 10
7. Bacalah kutipan cerpen berikut! Tahun lalu Aisyah mogok sekolah. Tidak melanjutkan ke jenjang SMP setelah lulus dari SD, lantaran orang tuanya tak mampu dengan biaya sekolah pada masa itu. Ayahnya bilang agar Aisyah sementara tinggal di rumah saja, belajar melukis bersamanya. Gadis berperawakan kecil dan berambut sebahu itu menurut, meski hatinya tetap ingin sekolah. Aisyah murid yang cerdas, selalu mendapatkan peringkat 5 besar di kelas. Selama setahun di rumah ia rajin belajar melukis dari bimbingan sang ayah, meski ayahnya jarang pulang. Suatu hari ia mendengar kabar bahwa tahun ajaran sekolah akan segera usai. Ia kegirangan. Hasrat terpendam kembali mencuat. Dengan semangat menggebu-gebu, ia mengungkapkan pada sang ayah keinginannya untuk sekolah lagi. Beliau setuju. Toh, kini ibunya sudah berangkat ke luar negeri menjadi TKW dan selalu mengirimkan uang bulanan ke rumah, meski tak pernah cukup karena kebutuhan keluarga yang lebih besar dari pendapatan. Sementara itu, kebetulan di desanya ada program bantuan sekolah dari pemerintah untuk keluarga tak mampu. Tak disangka-sangka pak RT pun sudah mengikutkan Aisyah sebagai penyandang beasiswa tersebut. Lengkap sudah kebahagiaan Aisyah. Cita-citanya untuk sekolah lagi akan segera terwujud. Amanat kutipan cerpen tersebut adalah...
Yakinlah bahwa keinginan yang baik akan terwujud meski ada rintangan.
Hendaknya selalu berharap pada kebaikan seseorang.
Berusahalah agar anak tetap bisa sekolah meski harus menjadi TKW.
Melukislah di rumah ketika kita tidak bisa melanjutkan sekolah lagi.
Soal 8 dari 10
8. Bacalah kutipan fabel berikut! "Aku sudah mendapat satu, sekarang giliranmu kawan..."kata elang kepada gagak. Mendengar kata-kata elang tersebut, gagak menjadi panas. Sifat sombongnya mendorong dirinya untuk melakukan hal yang sama. "Kalau elang bisa, aku juga pasti bisa. Aku kan lebih kuat dari dia,"kata gagak dalam hati. gagak pun langsung turun dengan cepat dan menyambar seekor anak domba. Setelah kukunya mencengkeram seekor anak domba, dia berusaha untuk membawa anak domba itu terbang. Tapi dia tak kuasa untuk terbang, dia baru sadar, dia tak sekuat elang. Lalu dia pun berusaha melepaskan cengkeramannya, tapi sial tak dapat ditolak. Kuku-kukunya tersangkut pada bulu-bulu domba. Sekuat apa pun dia berusaha, tetap tak bisa melepaskan dirinya. Ternyata kejadian tersebut diperhatikan oleh anak gembala yang sudah dari tadi melihat tingkah laku dua burung itu. Akibat konflik kutipan fabel tersebut adalah...
Soal 9 dari 10
9. Bacalah kutipan fabel berikut! "Aku sudah mendapat satu, sekarang giliranmu kawan..."kata elang kepada gagak. Mendengar kata-kata elang tersebut, gagak menjadi panas. Sifat sombongnya mendorong dirinya untuk melakukan hal yang sama. "Kalau elang bisa, aku juga pasti bisa. Aku kan lebih kuat dari dia,"kata gagak dalam hati. gagak pun langsung turun dengan cepat dan menyambar seekor anak domba. Setelah kukunya mencengkeram seekor anak domba, dia berusaha untuk membawa anak domba itu terbang. Tapi dia tak kuasa untuk terbang, dia baru sadar, dia tak sekuat elang. Lalu dia pun berusaha melepaskan cengkeramannya, tapi sial tak dapat ditolak. Kuku-kukunya tersangkut pada bulu-bulu domba. Sekuat apa pun dia berusaha, tetap tak bisa melepaskan dirinya. Ternyata kejadian tersebut diperhatikan oleh anak gembala yang sudah dari tadi melihat tingkah laku dua burung itu. Akibat konflik kutipan fabel tersebut adalah...
Burung gagak yakin bisa melakukan hal yang sama seperti burung elang.
Kuku-kuku burung gagak tersangkut pada bulu-bulu domba.
Burung gagak menjadi sadar bahwa ia tidak sekuat burung elang.
Burung gagak menjadi panas sehingga sifat sombongnya muncul.
Soal 10 dari 10
10. Bacalah kutipan cerpen berikut! (1)Wajar dia kini menempati sebuah rumah bertingkat dua dengan semua fasilitas yang dianggap mewah di kampungnya, seperti mesin cuci dan komputer, lemari es, pesawat televisi, mobil, dan telepon genggam. (2) Keperluan anak di Jakarta, sedikit demi sedikit mulai menggerogoti kekayaan. (3) Permintaan uang dalam jumlah yang besar, membuat dirinya tak mampu menolak. (4) Semua kerja keras yang selama ini dilakukan memang ditujukan demi kesuksesannya sehingga apa pun yang diminta pasti dituruti, tak peduli meski mengurangi modal usaha, tak peduli menjual barang yang di televisi sudah terlewatkan dimiliki, dan tak peduli meski meminjam di sana-sini. (5) Paling penting keperluan anak terpenuhi. (6) kesibukan yang menyita waktu sehingga berita-berita kriminal di televisi sudah terlewatkan beberapa waktu. Kalimat yang membuktikan jika tokoh memanjakan anaknya ditandai dengan nomor....
(3) dan (4)
(2) dan (3)
(1) dan (2)
4) dan (5)


Sumber : belajar.kemdikbud.go.id